
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut), sukses melatih 86 pengurus Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Minahasa Tenggara.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi Minahasa Tenggara Audy Rondo dan di tutup oleh Kepala Bidang Koperasi Minahasa Tenggara Meyffri Mokorimban.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Daerah Provinsi Sulut melalui Kepala Bidang Pengawasan Conny Timporok selaku penyelenggara mengatakan 86 pengurus KDKMP itu berasal dari 43 Desa/Kelurahan yang ada di 4 Kecamatan yakni; Ratahan, Ratahan Timur, Pasan dan Tombatu Timur.
“Pelatihan berlangsung selama tiga hari mulai pada 10-12 November 2025, bertempat di Green Garden Ratahan,” ucapnya.
Ia juga mengatakan pelatihan ini mengangkat tema membangun Koperasi Merah Putih yang profesional, bertalenta dan berdaya saing dalam rangka untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengurus KDKMP, khususnya dalam hal pengelolaan usaha.

“Pelatihan ini tidak hanya untuk membekali sumber daya koperasi dengan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga untuk mensosialisasikan regulasi pemerintah terkait perkoperasian,” ujarnya.
Ia menambahkan pelatihan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah dalam mendukung program KDKMP agar terus berkembang dan berkelanjutan.
Timporok berharap Kabupaten Minahasa Tenggara sukses dalam melaksanakan program strategis nasional ini sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Koperasi tidak cukup hanya berdiri, melainkan harus segera mengambil langkah nyata, pengurus harus segera merekrut anggota, menetapkan simpanan pokok dan simpanan wajib, serta merancang strategi usaha. Dengan begitu, koperasi dapat tumbuh sehat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Anjelita, seorang pengurus KDKMP mengaku mendapatkan wawasan baru lewat pelatihan ini.
“Terima kasih kepada Pemerintah baik dari Pusat maupun Daerah yang telah mengadakan pelatihan bagi kami pengurus KDKMP, kegiatan yang selama ini kami tunggu karena kami selaku pengurus baru KDKMP masih kurang pemahaman tentang perkoperasian, dengan adanya kegiatan ini kami jadi lebih paham tentang manajemen koperasi.” ujarnya.
Anjel menambahkan bahwa dengan bekal yang diperoleh, pengurus Koperasi diharapkan mampu mengelola organisasi lebih profesional, memperkuat kelembagaan, dan menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

Lucky Mingkid yang menjadi Narasumber dalam kegiatan ini mendorong pemberdayaan ekonomi dan digitalisasi melalui KDKMP.
Melalui KDMP dapat menciptakan tata kelola koperasi yang profesional dan berdampak langsung pada kemajuan ekonomi masyarakat.
“Dengan peningkatan kapasitas pengurus secara berkelanjutan, KDKMP di Sulut khususnya di Minahasa Tenggara diyakini mampu berperan lebih besar dalam pemberdayaan ekonomi lokal secara berkelanjutan serta ditunjang oleh digitalisasi pemanfaatan teknologi” katanya yang juga sebagai anggota Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Sulut. (*Pes)






